Sabtu, 31 Mei 2014

ANEKDOT

POWER POINT ANEKDOT :
http://www.slideshare.net/firafir/anekdot-35333991


CONTOH ANEKDOT:

Salah Ketik
( Zhafirah Husna Dwiyanti X IPA 1 )

               Pada suatu hari ada seorang anak laki-laki bernama Andi ingin menjenguk sahabatnya di sebuah Rumah Sakit. Sebelum menjenguk sahabatnya,  Andi pun bertanya melalui SMS untuk mengetahui informasi tentang sahabatnya itu. Setelah Andi mendapat informasi tentang sahabatnya, Andi pun berniat untuk menjenguknya besok hari.
          Kebesokkan harinya setelah pulang sekolah,  Andi segera pulang untuk berganti pakaian. Lalu ia membeli buah-buahan. Setelah membeli buah, Andi pun segera pergi ke Rumah Sakit. Setelah tiba disana Andi menanyakan kamar yang di tempati sahabatnya itu. Andi pun bertanya kepasa Suster di Rumah Sakit itu “Sus, kamar 145 ada dimana ya?” Suster pun menjawabnya dengan ramah “Ada di lantai 2 dik, setelah keluar lift belok kanan dan kamarnya ada di pojok.”
          Setelah mendapat penjelasan dari Suster, Andi pun mengerti dan segera menuju kamar sahabatnya. Andi pun sampai di depan kamar 145, Andi segera mengetuk pintu dan masuk. Seketika mata Andi terbelalak kaget, karena andi baru saja salah masuk  kamar. Andi segera keluar dan kembali turun untuk menanyakan kembali kepada Suster. “Maaf Sus, apakah oetunjuk yang tadi  adalah benar? tapi yang saya temukan di kamar itu orang lain, bukan sahabat saya.” Susterpun terlihat keheranan. “Maaf dik, memang pasien yang ingin adik jenguk bernama siapa?” Tanya Suster itu kepada Andi. “Muhammad Aldi Kurniawan Sus”
          Suster segera mencari nama-nama pasien, lalu Suster itu memberi tahu Andi kamar pasien tersebut “Mungkin maksud adik kamar 144 ya... Sahabat adik berada di kamar sebelah kamar 145.” Andi terlihat keheranan, dia berterimakasih kepada Suster dan segera kembali keruangan sebelah kamar 145. Kali ini Andi berharap tidak salah masuk lagi. Setelah Andi mengetuk pintu, dan Andi segera masuk ke kamar. Andi pun bertemu dengan sahabatnya itu.

          Setelah beberapa menit kemudian, Andi bercerita kepada sahabatnya dan kedua orangtua sahabatnya, bahwa Andi salah masuk kamar. Orangtua sahabatnya pun merasa hera, karena ia merasa benar saat memberi tahu informasi tentang kamar di Rumah Sakit. Setelah orangtuanya mengecek isi SMS itu, ia pun tertawa dengan geli. Andi dan sahabatnya melihatnya dengan kebingungan. Andi pun bertanya “Ada apa tante?” Sambil menahan tawa orangtua Aldi memberitahu bahwa ia salah mengetik SMS 144 menjadi 145 yang menyebabkan Andi salah masuk kamar. Setelah mendengar penjelasan seperti itu mereka semua pun tertawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar